Pesan Haji 1430 H untuk Umat Islam
Bismillahirrahmanirrahim
Musim haji identik dengan musim semi bagi spiritualitas dan memancarnya cahaya tauhid di ufuk dunia. Ritual haji tak ubahnya bagai mata air jernih yang bisa membersihkan pelaksananya dari segala kotoran akibat dosa dan kelalaian sekaligus mengembalikan sinar benderang fitrah ilahiyah ke dalam jiwa dan hatinya. Ritual menanggalkan segala bentuk pakaian kebesaran di miqaat dan menggantinya dengan baju ihram yang sama dan sewarna adalah simbol dari kesatuan umat Islam, sekaligus perintah untuk menjaga persatuan dan solidaritas di antara umat Islam di seluruh penjuru dunia.
Dari satu sisi haji membawa syiar:
فَإلهکم إله واحد فله اسلموا و بشر المخبتین
“…maka Tuhan kalian adalah Tuhan Yang Maha Esa karena itu berserah dirilah kalian kepadaNya, dan berilah kabar gembira kepada mereka yang tunduk patuh (kepada Allah)” (Q.S. Al-Hajj: 34)
“Yallah Hajji!” adalah salah satu kalimat terkenal yang jamaah haji kita bawa sebagai kenangan selama masa haji mereka. Tapi ada hal yang lebih penting dari sekedar kalimat bahasa Arab dan beberapa fast-food halal unggulan yang dikenang dari perjalanan spiritual ini; meskipun keduanya adalah nilai tambah! Walau saya secara pribadi belum pernah pergi haji sebelumnya; saya punya keluarga dan teman yang sudah pernah. Saya sudah diberkahi untuk melaksanakan umrah dan ada begitu banyak hal menarik tentang pengalaman itu.
Persatuan Sunni – Syiah Bukanlah Pentoleliran Untuk Tidak Mengungkapkan Sebuah Hakikat
The Jakarta Post






Komentar Anda...!