7

Memperlakukan Anak Muda

Ketika masuk ke Masjid Al-Bakrie di sekitar kawasan Epicentrum magrib tadi, saya melihat banyak anak-anak yang sudah lebih dulu menanti di mulainya salat berjemaah. Ketika ikamah dikumandangkan, mereka lebih segera maju ke depan. Saya sengaja hanya bertahan di saf ketiga. Sampai kemudian… saya terkejut melihat seorang tua yang dengan nada keras melarang anak-anak kecil itu untuk salat di saf kedua.

Terpancing, beberapa orang dewasa lain yang berada di saf keempat juga menyuruh anak-anak untuk salat di belakang. Orang tua tadi mengusirnya ke belakang dan meminta saya maju ke depan. Saya menahan sambil tetap mempersilakan anak-anak itu untuk salat di saf kedua. “Tapi jangan berisik, ya!” kata orang tua itu dengan tatapan tajam. Alasan kenapa saya tidak ingin maju ke depan ialah karena kejadian itu mengingatkan saya dengan kisah yang disampaikan Sayid Ali Khamenei pada bulan Juni 1997 tentang bagaimana sebaiknya kita memperlakukan anak muda.
Continue reading

12

Imam Khomeini Murid Imam Ali

“Pecinta kemerdekan di dunia ini berkabung karena kesedihan atas perginya Imam Khomeini.” Kalimat itulah yang diungkapkan oleh Ernesto Cardenal, seorang imam Katolik dan salah seorang pejuang pembebasan yang paling terkenal dari Revolusi Nikaragua. Ayatullah Deen Parvar yang menjadi pembicara dalam acara haul wafatnya Ayatullah Khomeini yang ke-23, Sabtu (2/6), mengatakan bahwa pemikiran, ide, dan gagasan yang diperjuangkan oleh Imam Khomeini telah melewati lintas batas, bahasa, dan geografis.

Ada hal yang patut menjadi pertanyaan, yakni mengapa pemikiran dan perjuangan Imam Khomeini masih tetap hidup sampai sekarang bahkan semakin membesar? Ayatullah Deen Parvar menyebutkan dua alasan penting: “Pertama, karena apa yang disampaikan dan diperjuangkan oleh Imam Khomeini merupakan sesuatu yang juga berasal dari Allah. Kedua, semua hal tersebut dilakukan olehnya dengan landasan ketulusan untuk meraih keridaan Allah Swt.” Jika semua perbuatan kita karena dua hal tersebut, maka ia akan tetap tumbuh dan berkembang. Hal tersebut sesuai dengan janji Allah dalam Surah Muhammad ayat 7:
Continue reading

6

Hidup dalam Kedamaian

Kita harus belajar dari Yesus a.s. tentang bagaimana hidup dalam kedamaian spiritual dan sosial serta bagaimana membangun kedamaian bagi seluruh dunia dan makhluk. Sebagaimana kita juga harus belajar dari Rasulullah saw. yang—melalui perintah Allah—menjadikan kedamaian sebagai ucapan salam umat Islam dan penduduk surga: “Para malaikat masuk ke tempat mereka dari semua pintu (sambil mengucapkan) assalamualaikum atas kesabaran kalian. Alangkah baiknya tempat kesudahan itu.” (Ar-Ra’d: 23-24)

Hidup dalam kedamaian dan berdiskusi tentang apa yang menjadi perbedaan, bertujuan untuk mencapai pemahaman tentang apa yang tidak kita sepakati. Manusia harus hidup dalam kemanusiaan bersama manusia yang lain dan saling menuju kalimat yang satu (kalimah sawa’). Janganlah melibatkan diri dalam dakwah sektarian yang dapat membangkitkan insting (garizah). Lanjutkanlah dakwah cinta yang dapat membuka hati dan akal manusia.
Continue reading

0

Bukan Sekedar Makan Minum

Bersamanya, saya masuk ke sebuah kafe di daerah Kota Tua untuk pertama kali. Kami duduk dan siap memesan makanan dalam daftar menu. Sampai akhirnya dia melihat deretan botol bir, wiski, dan sejenisnya dipajang di bagian bar. “Sebenarnya, boleh nggak sih kita makan di sini?” “Setahu saya sih tidak boleh.” Akhirnya kami memutuskan untuk ke luar setelah memesan es krim dalam gelas. Pengalaman serupa juga dialami ketika saya ingin makan bersama teman di sebuah mal. Setelah siap memesan dalam daftar menu kami jadi tahu bahwa tempat itu juga menyediakan bir. Kami memutuskan untuk keluar dan mencari tempat makan lain, yang sayangnya di tempat lain juga menyajikan minuman serupa. Lelah mencari, kami berhenti di sebuah restoran Malaysia.

Di republik alkohol—selain warteg dan sego kucing—mungkin sulit rasanya mencari tempat makan yang benar-benar tidak menyediakan bir atau minuman beralkohol lainnya. Seolah-olah, kita dipaksa diberi pilihan untuk mengikuti cara mereka hidup. Sepertinya, surah Albaqarah ayat 120 yang fenomenal itu tidak sedang berbicara mengenai agama, tapi gaya hidup. Kita bisa saja tetap Islam secara formal, tapi gaya hidup kita adalah gaya hidup mereka. Jika demikian, menjadi tidak heran jika pernah beredar foto wanita berjilbab sambil merokok dan minum bir.
Continue reading

0

Kondisi Spiritual Bumi

Selepas pulang kerja beberapa malam yang lalu, bersama rekan kami melihat keramaian orang yang menyaksikan aksi kejahatan pencurian kaca spion mobil mewah. Tanpa malu berbuat kejahatan di muka publik, peristiwa ini terjadi di tengah rutinitas kemacetan. Masih di malam yang sama, bus kota yang saya tumpangi kehadiran penodong mabuk berkedok pengamen. Tanpa bernyanyi meski membawa gitar, penodong meminta uang kepada penumpang sambil mengeluarkan kata-kata kotor.

Saya sedih. Sambil berpikir benarkah kondisi bumi semakin hari semakin memburuk? Dulu, nabi saw. pernah berkata bahwa menjelang akhir zaman nanti, keburukan dan kejahatan akan benar-benar meliputi seluruh muka bumi, sebelum seseorang dari keturunannya akan menegakkan keadilan.
Continue reading