4

Tulus dalam Persatuan

Bagian Pertama: Membuka Hati, Menutup Kecurigaan

Tema pertama seminar diisi oleh Mr. Saed Qasemi. Pengajar di Universitas Tehran dan pengkaji pemikiran Imam Khomeini ini mengatakan bahwa kita berada di era yang meyakini akan terjadi perang akhir zaman. Revolusi yang terjadi pada hari ini layaknya letusan gunung berapi yang menumbangkan para pemimpin satu per satu. Alquran sudah menyatakan bahwa kekuatan kecil mampu mengalahkan kekuatan besar. Revolusi yang terjadi di Timur Tengah ini merupakan gerakan  independen yang tidak memihak Timur maupun Barat.

Meski sudah berada di era komunikasi digital, di antara masalah yang muncul dalam revolusi ini adalah kurangnya komunikasi di antara negara-negara dan situasi politik internal yang tidak mendukung. Masih banyak orang yang belum memahami bahasa-bahasa utama, sehingga kita kesulitan dalam memahami situasi satu sama lain. Di samping semua itu, masalah lain adalah mengenai suni-Syiah. Karena itu penting bagi kita untuk membangun pemahaman mengenai musuh bersama (common enemy).
Continue reading

5

Membuka Hati, Menutup Kecurigaan

Bersama delapan orang dari Forum Indonesia Muda, pada hari Selasa (3/7) saya berangkat menuju Tehran untuk menghadiri workshop internasional yang membahas mengenai tantangan-tantangan yang dihadapi dunia Islam. Jumlah peserta ini berkurang dengan beragam alasan. Alasan yang paling tak biasa adalah kekhawatiran tidak bisa pergi ke Amerika Serikat karena pernah berkunjung ke Iran sampai kecurigaan terhadap masyarakat Iran.

Aroma kecurigaan ini sudah muncul sebelum keberangkatan. Bahkan salah seorang anggota Dewan Syariah Nasional meminta saya untuk meningkatkan akidah sebelum berangkat ke Iran. Kecurigaan ini tentu terbangun atas landasan ketidaktahuan atau setidaknya kekuranglengkapan atas informasi yang diterima. Sebagai contoh, kekhawatiran atas taqiyyah.
Continue reading