Antara tidak mungkin, tidak bisa, dan—akhirnya saya memilih kata—tidak mudah. Meskipun persahabatan merupakan fitrah dan kebutuhan dasar manusia sebagai makhluk sosial, tetapi ketika dihadapkan kepada lawan jenis, ia menjadi tidak semudah yang dibayangkan.
Selain didasari kesimpulan pengalaman pribadi, saya juga bertanya kepada beberapa teman (terima kasih yang sudah mau respon!) tentang mungkinkah pria dan wanita bersahabat secara tulus, tanpa melibatkan perasaan cinta. Jawaban dari teman-teman wanita, secara umum terbagi menjadi dua: “mungkin” dan “mungkin, tapi…” Sedangkan teman pria memberi jawaban yang agak panjang tapi berujung pada satu kesimpulan: “sulit”.
Continue reading