Musibah yang Kita Ciptakan

Datang ke kampus hanya bertujuan mengambil bukti bayaran SPP ternyata taruhannya mendapat musibah. Kehilangan handphone (hape) di Kowanbisata 510 jurusan Kp. Rambutan – Ciputat; bis kuning yang terkenal dengan copetnya. Ketika sadar hape raib dari tas, kalimat pertama yang teringat di pikiran saya dan membuat hati tenang: Innâ lillâhi wa innâ ilaihi râji’ûn (Kita dari Allah dan kepada-Nya kita kembali)

Empat hari kemudian, kakak saya juga kehilangan hapenya di bus TransJakarta. Sore harinya berita di TV menyebutkan bahwa kasus kejahatan di ibukota meningkat. (Pantesan, belum seminggu dua hape hilang). Tapi saya tidak ingin membahas tentang tips menghindari kejahatan atau “menyalahkan” pelaku kejahatan; tapi mari kita lihat dari sisi lain bahwa segala musibah yang menimpa manusia disebabkan oleh perbuatan manusia sendiri di masa lalu.

Hal ini memang sesuai dengan perspektif Islam, walaupun mungkin tidak sesuai dengan perspektif teologi Asy’ariah yang cenderung Jabbariah. Abul Hasan Al-Asy’ari yang dahulunya berpaham Mu’tazilah selama bertahun-tahun meninggalkan pemikirannya dan membuat pemikiran baru, salah satunya adalah bahwa perbuatan manusia dan yang terjadi pada manusia diciptakan oleh Tuhan.

Namun Imam Ali bin Abi Thalib AS mempunyai pandangan lain. Beliau berkata, “Berhati-hatilah terhadap dosa karena semua musibah dan kekurangan dalam masalah pendapatan, bahkan goresan pada tubuh atau jatuhnya seseorang ke tanah disebabkan perbuatan dosa. Tentang ini, Allah berfirman: Dan apa saja musibah yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri… (QS. Asy-Syûra [42] : 30)

Kalimat kedua yang teringat dalam pikiran saya dan membuat hati menyesal: Allâhummaghfir liadz dzunûbal lati tunzilul balâ` (Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku yang menurunkan bencana). Potongan kalimat Doa Kumail ini sejalan dengan maksud ayat tersebut. Musibah ini tidak terhenti hanya di dunia tapi berdampak di akhirat. Ya Allah, sadarkanlah diri kami untuk menjauhi larangan-Mu. Wallâhua’lam.

Iklan

Pendapat Anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s