Hak “Perokok” Pasif

Sekotak rokok di Arab Saudi kira-kira seharga 6 Riyal, jumlah itu jika Anda taruh setiap hari untuk investasi dengan keuntungan 18% Anda akan menerima—hanya dalam waktu 25 tahun—satu juta Riyal Saudi. Jadi terserah Anda, saudara dan saudari, apakah Anda ingin menjadi jutawan atau  membakar uang Anda sendiri, setiap hari!

Saudara, di Barat orang yang tidak merokok adalah pihak yang memperoleh hak, sedangkan perokok tidak memiliki hak di tempat-tempat umum. Jadi Anda bisa temukan di Amerika, misalnya, ruangan tertutup dilarang merokok; restoran, hotel, rumah sakit, bandara, tempat lain yang memiliki empat tembok (tertutup), merokok di dalamnya adalah dilarang untuk melindungi hak orang yang tidak merokok.

Sedangkan kita temukan, sayangnya, di negara-negara Arab, situasinya justru terbalik. Perokok adalah orang yang memiliki hak, dan non-perokok tidak memiliki hak!

Jumlah pengeluaran untuk rokok di Arab Saudi, termasuk konsumsi dan pengobatan adalah 5 miliar Rial Saudi.

Jumlah uang sebanyak itu, saudara saudari, berapa banyak yang Anda harapkan untuk membiayai anak yatim? 5 milyar Riyal Saudi dapat membiayai 4 juta anak yatim dalam satu tahun, termasuk makan, minum, dan pakaian! 5 milyar Riyal Saudi dapat membiayai 4 juta anak yatim di seluruh dunia!

Di Mesir, terdapat 75 ribu perokok di bawah umur 10 tahun dan 2 juta perokok di bawah umur 15 tahun!

Saudara, jumlah perokok di Barat sedang menurun. Jumlah perokok di Amerika saat ini telah mencapai level terendah dalam sejarahnya. 1 perokok berbanding 5 non-perokok. Pada saat yang sama, kita melihat jumlah perokok di negara Arab meningkat!

Di Arab Saudi, 41% dari murid sekolah menengah adalah perokok.

Saya ingin menasihatkan sesuatu kepada seluruh orang yang tidak merokok di dunia Arab untuk mencegah rokok di rumah mereka! Saya pikir ini adalah tahap pertama untuk memperbaiki fenomena sosial di mana non-perokok memulai klaim hak mereka di lingkungan.

Saya temukan ada dua alasan berhentinya non-perokok dari mencegah rokok di rumahnya, misalnya mereka mengatakan, “Saya khawatir orang mengira bahwa saya orang yang tidak baik hati. Ketika ada tamu di rumah, tidak sopan bagi saya untuk memintanya tidak merokok.”

Saya telah menanyakan ke beberapa perokok dan mereka tidak keberatan atau mereka tidak melihatnya sebagai hal yang tidak ramah ketika seseorang mengatakan, “Merokok tidak diperbolehkan di rumah saya.” Justru sebaliknya mereka menghormati.

Alasan kedua, beberapa orang mungkin mengatakan, “Tidak ada orang yang datang kepada saya.” Maksudnya kalau Anda melarang orang merokok di rumah Anda, orang akan pergi ke rumah yang lain. Hal ini juga tidak benar! Karena di rumah saya, merokok tidak diizinkan dan alhamdulillah saya punya banyak teman perokok yang menghormati keinginan saya. Setiap saat mereka ingin merokok, misalnya, mereka pergi keluar dan kembali lagi. Jadi dua alasan itu bukan alasan bagi para non-perokok untuk mengklaim hak mereka di lingkungan.

Australia berencana menjadi negara bebas tembakau pada tahun 2030. Saya harap kita juga menjadikan rencana ini di negara-negara Arab dari pada mengkonsumsi rokok miliaran dollar lalu duduk dan mengeluh tentang keuangan atau kesehatan yang buruk! Kita harus melakukannya! Kita harus melakukan peraturan ini sebelum Australia, karena Nabi SAW mengatakan, “Lâ dharara wa lâ dhirâr (Jangan dirusak dan jangan berbuat kerusakan kepada yang lain),” artinya Anda tidak punya hak untuk merusak diri Anda sendiri, dan Anda tidak punya hak untuk merusak orang lain! Inilah prinsip dasar Islam. Jadi bagaimana bisa Australia mempraktikannya sebelum kita?

Di Arab Saudi terdapat 27 klinik yang dapat membantu Anda berhenti merokok, dan itu gratis karena dibiayai Menteri Kesehatan. Lokasi dan informasi tentang klinik tersebut dapat Anda lihat di website program ini. Wahai saudara, bulan Ramadan adalah bulan yang baik dan cocok untuk menghentikan segala kebiasaan buruk! Saya berdoa kepada Allah agar menyembuhkan kita dan seluruh muslim dari kejahatan ini. Allâhumma âmîn.

Ahmad Asy-SyaqiriSumber: Khawâthir Syâb merupakan acara yang pandu oleh Ahmad Asy-Syaqiri di televisi Arab Saudi yang khusus mengupas kehidupan sehari-hari dunia Arab dan ditayangkan pada bulan Ramadan.

Penerjemah: Ali Reza Aljufri © 2009

One thought on “Hak “Perokok” Pasif

Pendapat Anda?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s