Mengapa Mayoritas Penduduk Iran Syiah?

Sebagai mazhab (umum) terbesar kedua, tidak ada yang tahu secara pasti berapa jumlah pengikut mazhab Syiah ahlulbait di seluruh dunia. Berdasarkan data demografi, populasi pengikut Syiah di Bahrain (92%), Azerbaijan (74%), Irak (64%), Libanon (60%), dan Yaman (46%). Sedangkan Arab Saudi sekitar 15%, dan masih menurut Wikipedia, jumlah di Indonesia hampir 2 juta.

Sedangkan Iran, yang negaranya dikenal mengikuti mazhab Syiah Ja’fari, memiliki jumlah pengikut terbesar: lebih dari 60 juta. Ada beberapa sebab mengapa mazhab Syiah menjadi mayoritas di wilayah Iran. Beberapa hal di antaranya dijelaskan oleh Ayatullah Muhammad Al-Musawi kepada Al-Hafizh Muhammad Rasyid dalam dialognya di kota Peshawar.

Pertama karena ketiadaan fanatisme kebangsaan, kepentingan kelompok, dan motif kesukuan pada orang Persia. Mereka tidak terkait kepada salah satu kabilah sebagaimana kabilah Quraisy atau kabilah di Jazirah Arab lainnya. Lalu kemudian mereka menemukan hal itu pada diri Ali bin Abi Thalib. Kefanatikan dan kepentingan kelompok (suku/bani/kabilah) tidak menghalangi mereka dari jalan ahlulbait.

Kedua, karena kecerdasan dan kerasionalan mereka yang mencegah mereka bersikap fanatik dan taklid buta. Imam Ahmad dalam Musnad-nya (2/422) meriwayatkan bahwa Nabi saw. pernah bersabda, “Kalau ilmu itu berada di bintang Tsuraiya, yang akan memperolehnya adalah dari orang Persia.” Begitu juga Ibnu Qani dalam Al-Ishâbah (3/459) meriwayatkan, “Kalau agama itu bergantung pada bintang, yang memperolehnya adalah orang Persia.”

Ketiga, Ali bin Abi Thalib mengetahui hak setiap orang dan hak tawanan dalam Islam. Sebab, Nabi saw. pernah mewasiatkan kepada kaum Muslim agar berlaku baik kepada tawanan. Nabi bersabda, “Berilah mereka makanan dengan makanan yang biasa kalian makan. Berilah mereka pakaian dengan yang biasa kalian pakai.” Sedangkan yang lain tidak mengetahuinya, atau kalau pun tahu mereka tidak menjalankannya.

Dalam sejarah dikisahkan bahwa ketika Islam membawa tawanan dari Persia (Iran) ke Madinah, sebagian kaum Muslim memperlakukan mereka secara tidak patut. Maka Imam Ali bangkit membela para tawanan itu, khususnya kepada kedua puteri Kisra ketika khalifah Abu Bakar hendak menjual mereka. Akan tetapi Ali mencegahnya dan mengatakan, “Rasulullah melarang menjual raja serta putra-putrinya.”

Lalu ia menyuruh masing-masing dari kedua putri Kisra itu memilih seorang laki-laki dari kaum muslim yang akan menikahinya. Salah seorang di antara mereka yang bernama Syahr Banu memilih Husain bin Ali.

Ketika penduduk Iran melihat dan mendengar pernikahan kedua puteri Yazdajird dan penghormatan Imam Ali kepada keduanya, mereka berterima kasih atas sikap mulia dan manusiawi dari Amirulmukminin Ali bin Abi Thalib. Ini merupakan sebab terpenting yang mendorong penduduk Iran lebih mendalami pribadi suci Ali.

Keempat, semacam ada keterikatan khusus penduduk Iran dengan Salman Al-Farisi yang merupakan anggota keluarga mereka. Karena keislaman Salman yang mengagumkan dan kedudukannya yang mulia di sisi Nabi saw., ia dianggap sebagai bagian dari ahlulbait. Sebuah hadis meriwayatkan bahwa nabi bersabda, “Salman adalah bagian dari kami, ahlulbait.” Sejak hari itu, ia biasa dipanggil dengan Salman Al-Muhammadi.

Karena Salman merupakan bagian dari Syiah ahlulbait, ia termasuk orang yang menentang perkumpulan di Saqifah dan pemilihan khalifah di sana, lalu kemudian mengajak kaumnya untuk berpegang kepada mazhab Syiah ahlulbait. Wallahualam.

Rasulullah menaruh tangannya kepada Salman Al-Farisi dan berkata, “Jika keimanan diletakkan di bintang ats-tsuraiya (pleiades), maka orang-orangnya (Salman, Persia) akan menggapainya.” (HR. Bukhari)

Baca Juga:

7 thoughts on “Mengapa Mayoritas Penduduk Iran Syiah?

Pendapat Anda?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s