Kebebasan Berbicara ala WordPress

Pertumbuhan blog yang luar biasa tentu saja dibarengi dengan berbagai macam motif, positif maupun negatif. Hal yang terakhir saya sebut nampaknya lebih banyak. Bertemu blog yang menghina mazhab, bisa dibilang sudah biasa. Tapi baru kali ini saya berkunjung ke sebuah blog yang isinya sudah di luar “akal sehat”. Bukan lagi menghina mazhab, tapi juga Tuhan, nabi, agama, ras, dan apapun yang bisa dijadikan bahan penghinaan.

Cukup dengan melihat blogroll, saya tahu bahwa blog macam itu tidak hanya satu. Ada yang mengatakan, blog seperti itu dibuat oleh remaja yang baru saja pindah agama. Pengetahuannya minim di agama yang awal. Lebih minim lagi pengetahuannya di agama yang baru. Seperti mendapat guncangan psikologi ala ABG yang “tercerahkan” dengan emosi yang labil, ia menyerang mantan agamanya dan agama barunya. Meskipun ornamen blognya ada yang terlihat islami, cara pengelolaannya lebih mirip ateis.

Saya tidak bisa contohkan jenis penghinaan agama yang ada. Tapi yang jelas, sekali melihat saya langsung tidak tahan untuk tidak melaporkannya ke pihak WordPress. Jawabannya?

We don’t condone the opinions expressed on that blog, but we won’t remove material on the grounds that it is offensive or disturbing…

Ya. Dalil utama WordPress adalah freedom of speech. WordPress membebaskan penggunanya untuk mengekspresikan pendapat tanpa perlu disensor atau didukung. Inilah yang dibanggakan oleh WordPress. Seberapapun tersinggungnya kita atau bahkan menghina WordPress sendiri, blog tersebut tetap tidak akan ditutup. WordPress hanya akan menutup jika melanggar term of service seperti blog yang melakukan spamming, ancaman pribadi, incitement of violence, dst. WordPress tidak memasukkan istilah “penghinaan agama”, misalnya. Menurut WordPress, cara terbaik untuk merespon ide penghinaan seperti itu adalah dengan cara melawan atau membantah, bukan menyensor.

Karenanya, jika ada sebuah blog yang menghina agama, akan sangat sulit untuk bisa di-banned oleh WordPress. Jangankan blog yang menghina agama Islam, blog yang saya laporkan terakhir adalah blog yang menghina Kristen dan hasilnya tetap nihil. Bukan apa-apa, yang dihina di dalam blog tersebut juga manusia suci menurut Islam, al-Masih dan Bunda Maria. Jadi, apa sebenarnya “kebebasan berbicara” yang diteriakkan selama ini?

Freedom of speech diperluas maknanya menjadi freedom of expression. Kebebasan ini memang dijamin oleh PBB. Kebebasan memang bermakna tidak adanya paksaan atau intervensi dalam menyuarakan pendapat dan tetap bertanggung jawab atas apa yang disuarakan. Hal ini karena memang manusia pada dasarnya diciptakan secara merdeka—beberapa hadis Nabi mendukung hal ini.

Kebebasan ini memiliki batasan jika berbenturan dengan hak-hak manusia yang lain. “Hak-hak yang lain” ini yang berbeda pemilihan dan penerapannya satu sama lain. Sehingga, sekalipun Anda menganggap Amerika Serikat sebagai negara demokrasi yang bebas, tapi penerapannya tidak mulus. Kita bisa lihat sendiri bagaimana orang-orang yang meneliti tentang holocaust akan ditangkap (baca juga: Editor CNN Dipecat…). “Hak-hak lain” yang paling banyak dikecualikan adalah agama, sehingga kita bisa lihat sendiri beberapa kejadian pelecehan agama. Akhirnya, kebebasan menjadi semakin luas maknanya. Bebas dari aturan dan kekangan agama. Siapa yang ingin bebas dalam hidup ini tanpa aturan (agama) sama sekali? Mereka yang tidak percaya akan Tuhan; ateis.

Catatan: Kalau memang ada yang namanya “kebebasan”, kenapa jilbab dan cadar dilarang? Mereka yang melecehkan, pasti tidak ingin dilecehkan!

9 thoughts on “Kebebasan Berbicara ala WordPress

  1. Perang Dunia III dan Armageddon dimulai pada November 2010 tampaknya Imam Mahdi
    Bintang Timur meledak di langit pada bulan September 2010 tampaknya menjadi tanda Imam Mahdi –

  2. Di negera barat, silahkan anda menghina Agama (apalagi Islam), Tuhan, dan Rasul-Rasul Allah no problem!

    Asal anda jangan hina yahudi (antisemit), atau pejabat mereka…
    Prancis marah besar dan protes setelah salah satu harian Iran menjuluki Ibu negara perancis sebagai PELACUR.

    koran Iran sekedar bereaksi atas campurtangan prancis dan ibu negara atas urusan dalam neheri (hukum) di Iran

    http://www.france24.com/en/20100830-iranian-newspaper-carla-bruni-prostitute-stoning-execution-sakineh-france

    ya begitulah “Kebebasan berbicara” yang “tidak bebas” ala demokrasi barat!
    aneh memang!

Pendapat Anda?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s