Arah Tepat Fatwa Khamenei

Oleh: Ahmed Al-Jarallah (editor Arab Times)

Fatwa yang dikeluarkan Ali Khamenei baru-baru ini yang mengecam penggunaan bahasa kasar terhadap istri Nabi saw. merupakan langkah yang tepat. Ini merupakan perkembangan baik yang kita tunggu sejak lama. Hal ini jelas mencerminkan kedudukan tinggi Khamenei sebagai simbol utama tidak hanya di Iran, tapi juga seluruh dunia muslim. Karena mayoritas Iran adalah pengikut Syiah, hal ini akan menjadi panduan bagi mereka untuk memadamkan ketegangan, yang beberapa orang coba untuk kobarkan di antara mazhab Islam. Orang-orang ini telah bekerja untuk melemahkan agama mereka sendiri daripada mazhab yang dituju.

Pernyataan Khamenei mewakili posisi sejati Islam. Hal ini sejalan dengan fatwa sebelumnya yang dikeluarkan ulama muslim beberapa dekade lalu untuk mencegah krisis yang dilancarkan sebagian orang bodoh. Saya berharap seluruh pemimpin Syiah mengadopsi posisi ini, sementara rekan-rekan suni mencegah serangan verbal terhadap mazhab lain. Keluarga dan sahabat Nabi Muhammad saw. bukan hanya milik Syiah, karena mereka milik seluruh umat muslim, sehingga setiap serangan terhadap mereka adalah serangan terhadap muslim. Setiap kali kita menemukan kepribadian irasional seperti Yasir Al-Habib di antara suni atau Syiah, adalah tugas kita bersama untuk menyumbat mulutnya dan mengingatkannya. Kita tidak boleh membiarkan orang-orang semacam ini untuk merusak atau menghina istri Nabi saw., keluarga dan sahabatnya.

Pada saat yang sama, kita harus sadar bahwa ada sekelompok orang dengan pemikiran menyimpang di antara suni dan Syiah. Mereka menganggap orang (mazhab) lain sebagai tak beriman dalam situasi tertentu. Mereka telah merusak peradaban Islam, yang menanamkan etika terbaik dan dialog di antara manusia. Umat muslim tidak punya pilihan lain selain kembali ke asal-usulnya, jauh dari pengelompokkan, terutama ketika mengkritisi keyakinan kelompok lain karena ketegangan perbedaan politik.

Give to Ceasar what is Ceasar’s. Umat muslim mengabdi kepada satu Tuhan (tauhid) dengan satu Quran dan satu kiblat. Mereka juga bersaki bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad saw. adalah utusan-Nya. (Yasir) Al-Habib dan orang semacamnya hanya mewakili dirinya sendiri, bukan Syiah atau suni. Fatwa Khamenei meredam ketegangan yang dipicu oleh elemen amoral dari suni dan Syiah karena kejahilan berlebihan dari klaim ekstrimis, tanpa menyadari bahwa sebenarnya mereka menyerang Islam, bukan sekedar pribadi tertentu.

Penerjemah: Ali Reza Aljufri © 2010

Sumber: Arab Times

13 thoughts on “Arah Tepat Fatwa Khamenei

  1. alhamdulillah, Allah sudah memberi hidayah kepada kita
    semoga saudara kita yang se iman selalu mengutamakan ukhuwah islamiahnya

  2. “Pada saat yang sama, kita harus sadar bahwa ada sekelompok orang dengan pemikiran menyimpang di antara suni dan Syiah. Mereka menganggap orang (mazhab) lain sebagai non-mukmin dalam situasi tertentu”

    ingat ada seseorang yg menyebut “agama syiah” entah apa yg dimaksudkannya dg kata “agama” tsb

  3. Great blog! I guess you shoud see the WordPress Pack to make it more attractive for your readers!

    • astagfirullah.bertobatlah kamu wahai ali reza dari fhaman syiah kamu,tdk tahu kah kamu bahwa fahaman syiah adalah terkeluar dari ahlu sunnah wal jamaah,(maliki,Hanbali,saffei danhanafi)..saya melihat syaitan laknatullah telah menjadi teman kamu,nyata2 kamu telah memilih untuk mati sebagai musuh Allah…

    • AllhuAkbar …..insya Allah Islam bersatu dg satu Mahdi yang mengibarkan syariat Islam bukan syariat Daud dan yang membunuh yg hak yaitu kaum kafir penentang Allah bukan yg terinspirasi penampakan diatas yang dtg tuk membunuhi sesama muslim terutama Sunni. Amin ya Rab

  4. umat Islam itu harus selalu mengutamakan persaudaraan. jangan mudah dipecah belah. islam akan bangkit dan memenangkan segala ideologi ataupun agama jika Islam difahami sbg rahmatan lil alamin. Islam akan bersemi dan dipeluk secara sukarela bila kita berperilaku “qur’ani” seperti yg diteladankan Nabi Muhammad SAW. Coba lihat kenyataan sejarah.

  5. gak boleh menghina istri nabi y? tapi nghina sahabat rasul boleh? apa bgt org Syi’ah Rafidhah?

Pendapat Anda?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s