Dubes Swedia dan Ahmadinejad

Presiden Republik Islam Iran beberapa hari yang lalu (3/12) menerima duta besar baru Swedia untuk Iran, Peter Tiller. Duta besar Swedia ini membawa surat kepercayaannya tapi ironisnya menunjukkan sikap yang jauh dari etika diplomatik dan tidak beradab (bî âdab). Media Iran menilai perbuatannya tersebut kurang tepat dan keluar dari etika pertemuan antar negara, dan berpotensi memunculkan protes. [1]

Ali Muhammad, pengamat etika internasional, mengatakan kepada kantor berita Fars tentang etika pertemuan diplomatik internasional, “Meletakkan kaki di atas kaki yang dilakukan duta besar baru di hadapan presiden, di mana kedudukannya lebih tinggi, merupakan perbuatan yang tidak tepat. Duduk dengan gaya seperti ini di Eropa mungkin sudah biasa dan menjadi budaya, tapi tidak di hadapan orang yang kedudukannya lebih tinggi.” Terlebih, Peter Tiller meletakkan kaki kanan di atas kaki kiri di mana alas sepatu menghadap ke arah presiden.

Peter Tiller mengangkat kaki

Saya membayangkan apa yang terlintas di pikiran Ahmadinejad saat itu. Ternyata, Ahmadinejad yang tidak pernah duduk seperti Peter Tiller “menjawab” perbuatan tersebut dengan melakukan hal yang serupa. Tetapi Ahmadinejad dinilai menunjukkan sikap yang lebih sopan dengan tidak menghadapkan alas kaki ke arah Peter Tiller.

Ahmadinejad membalas menganggkat kaki

Dalam pertemuan tersebut, Ahmadinejad mengatakan bahwa bom nuklir terbukti tidak berguna dan Iran sama sekali tidak tertarik. “Bom nuklir tidak berguna dalam membantu Uni Eropa memperbaiki masalah ekonominya. Inggris dan Perancis justru menghabiskan lebih banyak uang untuk menimbun dan menjaga senjata nuklir.”

Ahmadinejad juga mengatakan bahwa Amerika Serikat dan sekutunya takut akan senjata atom, sehingga mereka memilih untuk memiliki senjata pemusnah masal dan di saat yang sama tidak membiarkan negara lain memilikinya. Melalui dialog, kerja sama, dan pemahaman di antara negara, mengharuskan tidak adanya negara yang berhak untuk memaksakan pandangannya dan menuntut negara lain.[2]

Disebutkan dalam sebuah ungkapan berbahasa Arab, “Menyombongi orang yang sombong adalah sedekah.” Entah mengapa saya melihat respon Ahmadinejad dengan mengangkat kaki juga adalah menarik!

Sumber Foto: President.ir

Pendapat Anda?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s