Apa Komentar Orang Palestina dan Israel Soal Syiah?

“Apa pendapatmu tentang Syiah?” Corey Gil-Shuster, seorang pembuat film amatir, mengajukan pertanyaan itu kepada warga Palestina dan Israel. Melalui proyek Ask an Israeli/Ask a Palestinian, Corey punya tujuan sederhana: mengajak dunia melihat pendapat warga jalanan dari negara yang sedang mengalami konflik. Bersama penerjemah, Corey tak hanya menanyakan beragam isu Timur Tengah, tapi juga tentang Syiah. Meski tak selalu ilmiah dan akurat, tapi beginilah komentar mereka.

“Kami muslim dan Syiah juga muslim. Tapi kami memiliki perbedaan, seperti soal sahabat dan khalifah yang sah,” kata Jihad, warga Ramallah. Menurutnya tidak ada Syiah di Palestina. “Banyak suni mengatakan mereka bukan muslim. Begitu juga Syiah mengatakan suni bukan muslim.”Bagi Jihad, orang Syiah bukanlah muslim.

Sementara menurut Osama, warga Tul Karem, “Syiah bagian dari umat Islam. Media Barat memberikan gambaran yang keliru tentang musuh (umat Islam).” Lain lagi dengan komentar Majda, seorang pedagang kain di Hebron, yang bercerita jika Syiah banyak melakukan hal buruk. “Orang Syiah selalu berpakaian hitam, janggut panjang.” Menurutnya, kita harus melawan orang-orang yang ingin merusak Islam, seperti ISIS di Irak.

Meski mengaku tak tahu banyak tentang Syiah, beberapa warga Palestina di daerah Beit Reim, Ramallah, dan Hebron mengakui kalau Syiah itu sebenarnya juga muslim meski dengan pemahaman yang berbeda. “Saya tidak tahu banyak tentang Syiah, tapi mereka muslim,” kata Hani asal Hebron.

Mengakui Syiah sebagai muslim yang keluar dari jalan Islam, Hassan seorang warga Ramallah ditanya oleh Corey, “Apa mereka patut dihormati?” Hassan mengatakan, “Penghormatan itu diberikan bukan karena Syiah atau Islam; tapi untuk semua agama. Semua orang punya kebebasan memilih agamanya. Di sini ada muslim dan Kristiani yang saling menghormati.”

Pindah ke Tel Aviv, komentar “mereka sekte dalam Islam” merupakan jawaban kebanyakan warga Israel ketika mendengar kata “Syiah”. Ronen, warga Tel Aviv, mengatakan, “Mereka itu minoritas di dunia Islam. Mereka ada di Iran, Lebanon, dan sebagian Irak. Saya tidak mau bicara lebih banyak tentang hal yang saya tidak ketahui.”

Sementara Saado, pemilik toko muslim suni yang tinggal di daerah Jaffa, Israel, punya jawaban yang baik. “Pengikut Syiah itu muslim. Ada yang percaya pada nabi, ada juga yang tidak. Saya tidak menghakimi siapapun. Saya mencintai apapun keyakinan mereka. Saya tidak berani menilai seseorang atas apa atau bagaimana mereka mengimani sesuatu. Sudah ada Tuhan yang menjadi hakim pada Hari Pengadilan. Tertulis dalam Alquran ‘bagimu agamamu’. Jangan katakan pada orang lain bahwa kamu harus jadi penganut Islam, Kristen, atau Yahudi. Kita tidak bisa memaksakan agama pada orang lain. (Sesuatu yang dipaksakan) itu bukan agama.”

Ariel, warga Neta’im, menjelaskan Syiah dengan sedikit lebih rinci. “Mereka pecah sekitar 900-1.000 tahun yang lalu, sepertinya. Mereka percaya kepemimpinan Ali. Mereka kebanyakan ada di Iran dan Lebanon. Tapi mayoritas muslim adalah suni.”

Merav dan Vardit, warga kawasan Or Yehuda, pernah mendengar dari orang-orang kalau Syiah lebih ekstremis daripada suni. Tamara, warga Israel yang lain, menimpali, “Menurut saya mereka lebih ekstrimis daripada suni. Kami tahu suni dan Syiah saling berperang satu sama lain. Saya orang Irak. Waktu masih kecil dibawa ke Israel.”

Tak jauh berbeda dengan pendapat sebelumnya, Idan dari daerah Givatayim, mengatakan kalau Syiah adalah orang-orang yang keras. Ketika ditanya apakah Syiah lebih keras daripada suni? “Saya tidak tahu tingkat kekerasan di suni. Saya tidak suka keduanya. Jadi saya akan membinasakan mereka semua.”

Kalau Anda? Apa komentar Anda kalau mendengar kata Syiah?

Iklan

Pendapat Anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.