Heboh Serial Messiah: Upaya Netflix untuk Cuci Otak?

Middle East will never stop dominating world news. Hari ketiga di tahun 2020, Jenderal Qassem Soleimani asal Iran dan beberapa pejabat militer Irak dibunuh oleh misil yang ditembakkan dari drone milik Amerika Serikat. Pentagon bilang serangan tersebut diperintahkan langsung sama Trump, tanpa persetujuan kongres.

How will Iran react to this assassination? Pemimpin tertinggi di Iran, Sayid Khamenei, dan presiden Rouhani menjanjikan “pembalasan yang mengerikan”. Sontak, dunia heboh menyebut bakal ada WW3 alias Perang Dunia Ketiga.

Terus apa hubungannya dengan Netflix?

Speaking about world war, banyak orang berspekulasi soal bakal tibanya perang akhir zaman yang berakibat apokalips. Nah, pas banget dengan Netflix yang awal tahun ini ngerilis serial provokatif dan kontroversial terbaru bertajuk Messiah.

Sssttt… Spoiler Alert ⚠️

Serial Messiah ini bercerita tentang reaksi dunia terhadap kemunculan seorang pria di Suriah. Pria yang mengklaim dirinya Almasih ini mengaku hadir dengan tujuan baik. Tapi seorang agen CIA curiga kalau pria ini hanyalah penipu yang pakai cara baru untuk merusak tatanan sosial dan geopolitik dunia.

Quite interesting… I’ll grab some popcorn 🍿

Serial ini menggabungkan unsur Kristen dan Islam. Kedua agama Abrahamic ini percaya tentang kedatangan kedua a.k.a. second coming. Tapi sebelum Kedatangan Yesus kedua kalinya, Matius 24 sudah memperingatkan tentang adanya antikristus. “Almasih palsu dan nabi palsu akan muncul. Mereka akan melakukan tanda-tanda yang dahsyat dan mukjizat, sehingga mereka dapat menyesatkan bahkan orang-orang pilihan.”

Islam juga sama. Riwayat soal kemunculan antikristus atau Almasih-palsu yang lebih populer dengan nama Dajal bertebaran dalam beberapa kitab. Serial Messiah nampaknya juga menggunakan referensi riwayat dalam Islam: misal kemunculannya di Damaskus dan menggunakan pakaian berwarna kekuningan.

Another figure you need to know: Imam Mahdi 👳

Serial Messiah tidak hanya menabrak figur suci Yesus atau Nabi Isa. Serial ini juga membuat penonton muslim menghubungkan dengan keyakinan aksiomatis lain dalam Islam, yaitu Imam Mahdi. Ahlusunah maupun Syiah percaya Imam Mahdi akan hadir setelah kemunculan dajal. Nah dalam serial ini, pria yang mengaku Almasih ini ternyata berasal dari Iran!

“Yes, it’s provocative. The show is provocative.” 📢

Pembuat serial Messiah, Michael Petroni, emang sadar banget kalau filmnya bakal provokatif. “But provocative isn’t offensive,” ceunah. Petroni berharap banget kalau karyanya ini bisa menghasilkan perdebatan. Menurutnya, Messiah bisa menantang kita untuk memeriksa lagi apa yang kita yakini dan apa alasannya.

Nah, pertanyaanya buat kita semua guys… Percaya enggak soal second coming Yesus atau Nabi Isa? Kalau ternyata nanti bakal hadir kembali, bagaimana cara kita meyakininya? Atau jangan-jangan kita malah mengira itu cuma rekayasa layaknya serial Netflix?

Satu hal yang perlu kita ingat kalau dalam Al-Qur’an udah disebutkan: Sesungguhnya telah Kami tulis dalam Zabur setelah Adz-Dzikr (Taurat) bahwasanya bumi itu akan diwarisi oleh hamba-hamba-Ku yang saleh. (Q.S. Al-Anbiya: 105)

Referensi:

Carlin, Shannon (1 Januari 2020). “Where Did The Idea For Messiah Come From?” REFINERY29. Diakses 5 Januari 2020.

“Janjal bar sar pakhsh seryal Masih az Netflix“. Tasnim News. Diakses 5 Januari 2020.

Pendapat Anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.