Dilema Suni-Syiah (17): Sejarah Periwayatan Hadis

Raya Shokatfard, wanita kelahiran tahun 1949, sudah menyusuri sejarah panjang suni dan Syiah. Mengapa semua itu dia lakukan? Alasan pertama adalah keinginan untuk mengenal para imam keturunan nabi. Raya merasakan daya tarik untuk mengenal kehidupan dan ajaran mereka. Terutama, pesan nabi dalam hadis sahih yang menjelaskan betapa pentingnya mereka. Alasan kedua, Raya ingin memperjelas banyak isu kontroversial yang mengganjal hubungan suni-Syiah. Lanjutkan membaca “Dilema Suni-Syiah (17): Sejarah Periwayatan Hadis”

Berbuat Baik: Kunci Kebahagiaan Pasangan Suni dan Syiah

Namanya Aida Ishtiaq. Wanita yang besar di Kuwait ini hidup di lingkungan keluarga ahlusunah. Sejak kecil, dongeng sebelum tidur yang diceritakan ibunya selalu berkisah para nabi dan sahabat. Mereka selalu pergi umrah dan haji setiap kali ada kesempatan. Jadi, bisa … Lanjutkan membaca Berbuat Baik: Kunci Kebahagiaan Pasangan Suni dan Syiah

Beri peringkat:

Hobi Main Game Menyatukan Remaja Suni dan Syiah di Arab Saudi

Setiap Kamis sore, awal akhir pekan di Arab Saudi, anak-anak sekolah berkumpul di mal Euromarche, Riyadh. Tujuan utamanya satu: toko CD mainan. Harganya sekitar 20 Riyal; setara dengan Rp70 ribu. Harga murah dan kualitas sampul yang jelek mencerminkan CD mainan yang dijual ialah bajakan. Tapi siapa yang peduli? Anak-anak tetap senang bisa mendapatkan game terbaru. Lanjutkan membaca “Hobi Main Game Menyatukan Remaja Suni dan Syiah di Arab Saudi”

Ratapan Duka Pengikut Ahlusunah di Bulan Muharam

Obaid Zia adalah suni. Keluarganya juga suni. Mereka semua mencintai Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali. Mereka mengimaninya sebagai khulafaur rasyidin. Mereka percaya Aisyah sebagai teladan bagi istri nabi saw. Itulah keyakinan mereka; dan mereka bukanlah pengikut Syiah. Sebagai muslim, mereka mencintai nabi saw. dan mencintai orang-orang yang dicintai oleh nabi saw. Lanjutkan membaca “Ratapan Duka Pengikut Ahlusunah di Bulan Muharam”

Dilema Suni-Syiah (1): Kafirkah Keluarga Saya?

Pilih ahlusunah atau Syiah? Jawabannya sudah jelas, tergantung siapa yang ditanya. Kedua kelompok punya ribuan kitab yang dapat menjawab bahwa mazhab merekalah yang paling benar. Tapi pada saat yang sama, ada orang-orang bodoh yang menghakimi mazhab lain tanpa ilmu. Akibatnya kita jadi mudah mengecam dan menyebarkan kebencian tentang mazhab lain hanya untuk menambah pertumpahan darah di antara umat Islam. Lanjutkan membaca “Dilema Suni-Syiah (1): Kafirkah Keluarga Saya?”

Syiah di Tengah Masalah Talak Tiga di India

Baru menikah beberapa jam, suami dari Shagufta Sayyd (21) mengakui hubungan spesialnya dengan wanita lain. Setelah mengatakan tidak ingin hidup lagi dengan Shagufta, lelaki itu langsung berkata, “Saya ceraikan kamu. Saya ceraikan kamu. Saya ceraikan kamu.” Shagufta tidak sendiri; ada banyak wanita muslim lain yang langsung memperoleh predikat janda dengan praktik talak tiga langsung. Lanjutkan membaca “Syiah di Tengah Masalah Talak Tiga di India”

‘Pernikahanku dengan Orang Syiah Tidak Membutuhkan Opinimu’

Tuscany Bernier tidak pernah bertemu dengan muslim seumur hidupnya ketika memutuskan untuk memeluk agama Islam pada usia 19 tahun. Semua berawal dari Twitter, ketika wanita asal Malaysia berkicau tentang betapa bahagianya dia menjadi muslim. “Tidakkah dia tahu kalau wanita muslim itu tertindas?” ujar Tuscany. Sadar tidak tahu apapun tentang Islam, Tuscany segera keluar rumah dan berkendara selama satu jam. Tujuannya? Membeli Alquran pertamanya. Lanjutkan membaca “‘Pernikahanku dengan Orang Syiah Tidak Membutuhkan Opinimu’”

Perjuangan Cinta Penganut Syiah dan Suni

Romeo dan Juliet atau Layla dan Majnun telah dikenang abadi. Begitu juga dengan Zakia dan Mohammad Ali. Zakia adalah seorang Tajik bermazhab ahlusunah, sementara Ali adalah seorang Hazara bermazhab Syiah. Keluarga Zakia menentang hubungan mereka berdua atas dasar budaya, etnik, dan agama. Ayah, ibu, dan sepupunya rela mengorbankan harta dan nyawa mereka untuk memburu dan membunuh Zakia dan Ali karena kejahatan yang mereka dilakukan: jatuh cinta. Lanjutkan membaca “Perjuangan Cinta Penganut Syiah dan Suni”

Zakir Naik

Suni dan Syiah Sama-Sama Menentang Zakir Naik?

Dai superstar asal Mumbai, Zakir Naik, mengklaim dirinya sebagai aktivis perdamaian. Melalui stasiun televisinya, Peace TV, dia menyampaikan pesan kepada lebih dari 200 juta orang di seluruh dunia. Meski demikian, Zakir gagal dalam menyatukan berbagai kelompok dan mazhab Islam di India. Buktinya, berbagai kelompok masih merayakan Idulfitri pada hari yang berbeda-beda.

Lanjutkan membaca “Suni dan Syiah Sama-Sama Menentang Zakir Naik?”