Zainab binti Ali: Sang Singa Betina dari Karbala

Suatu hari, Dr. Amineh Hoti sedang berada di kantornya di Komisi Pendidikan Tinggi Pakistan. Pegawai baru di samping ruangannya datang dan mengucapkan salam. Memakai peci dan berjanggut, pegawai itu nampak heran dengan seorang wanita yang bekerja di lembaga pemerintahan. “Apa yang kamu lakukan?” katanya. Dr. Aminah mengatakan bahwa dia sedang mengerjakan sistem pendidikan Seerat yang mengajarkan perdamaian dan persatuan. Tapi tiba-tiba, pria itu berkata, “Syiah itu kafir.”

Lanjutkan membaca “Zainab binti Ali: Sang Singa Betina dari Karbala”

Awalnya Tak Disenangi, Kini Syiah Semakin Diterima

Tahun 2005, Faiyaz Jaffer, mahasiswa baru di Universitas Stony Brook, masuk ke ruang salat Jumat di kampusnya. Jaffer melakukan salat seperti biasa, bersama dengan Asosiasi Mahasiswa Muslim (MSA). Jaffer membiarkan tangannya lurus, tidak sedekap seperti yang lain. Dia juga menggunakan turbah, sebuah gumpalan tanah tempatnya sujud. Selesai salat, sekelompok mahasiswa suni mendekatinya. “You’re not welcome over here. Jangan gunakan ruangan ini lagi, jika masih salat seperti itu,” kata mereka.

Lanjutkan membaca “Awalnya Tak Disenangi, Kini Syiah Semakin Diterima”

Menyelisik Lebih Dalam Muslim Syiah di Manado

Minoritas dalam minoritas. Begitulah kira-kira gambaran komunitas Syiah di Manado, Sulawesi Utara. Hidup di provinsi dengan mayoritas beragama Protestan, masyarakat muslim memiliki tantangan tersendiri. Namun eksistensi penganut Syiah di tengah mayoritas Kristiani dan globalisasi Sulut menjadi realitas yang menarik. Masjid dan majelis mereka aktif. Identitas mereka dapat dengan mudah dikenali.

Lanjutkan membaca “Menyelisik Lebih Dalam Muslim Syiah di Manado”

Wadi-a-Hussain: Peristirahatan Akhir Muslim Syiah Pakistan

Pernah dengar kompleks pemakaman terbesar di dunia? Namanya Wadi-us-Salam di kota Najaf, Irak. Ribuan kilometer ke arah timur, ada miniaturnya. Namanya Wadi-a-Hussain. Lokasinya tak jauh dari hiruk pikuk kota metropolis terbesar di Pakistan: Karachi. Di sana, dibaringkan jenazah muslim Syiah Pakistan. Sebagian yang dimakamkan, dipasangkan bendera merah. Sebagai penanda kehidupan mereka berhenti tiba-tiba karena serangan bersenjata atau bom.

Lanjutkan membaca “Wadi-a-Hussain: Peristirahatan Akhir Muslim Syiah Pakistan”

Film The Lady of Heaven: Kontra dari Syiah dan Suni

Kelompok teroris menguasai sejumlah wilayah di Irak. Seorang anak kecil yang menjadi korban perang, kehilangan ibunya yang dibunuh ISIS. Untuk mengobati rasa sedih dan trauma, wanita tua yang merawat anak itu kemudian menceritakan kisah hidup Sayidah Fatimah putri Nabi Muhammad saw. sebagai korban pertama aksi terorisme. Melalui cerita tersebut, sang anak belajar bagaimana kesabaran merupakan hal penting untuk melahirkan kekuatan.

Lanjutkan membaca “Film The Lady of Heaven: Kontra dari Syiah dan Suni”

Bahkan Kepergian Kalbe Sadiq Menyatukan Syiah dan Suni

Perjuangan Maulana Kalbe Sadiq untuk kemanusiaan di dunia terhenti pada 24 November 2020. Penganut Syiah, ahlusunah, bahkan Hindu mengantarkan cendekiawan sekaligus pendidik dan reformis itu ke tempat peristirahatan terakhir. Presiden India, Ram Nath Kovind, dalam surat dukanya bersaksi bahwa Kalbe Sadiq akan selalu dikenang atas kontribusi dan warisannya kepada masyarakat.

Lanjutkan membaca “Bahkan Kepergian Kalbe Sadiq Menyatukan Syiah dan Suni”

Pesan Penting Dalai Lama di Hadapan Muslim Suni dan Syiah

“Semua agama menyerukan pesan cinta,” kata Dalai Lama. “Seorang imam di Turtuk, desa paling utara di India, mengatakan kepada saya bahwa seorang muslim harus mencintai setiap makhluk Allah.” Ucapan itu disampaikan Dalai Lama XIV di hadapan 350 muslim suni dan Syiah dalam konferensi bertajuk Celebrating Diversity in the Muslim World pada medio Juni 2019 di New Delhi, India.

Lanjutkan membaca “Pesan Penting Dalai Lama di Hadapan Muslim Suni dan Syiah”

Acaranya Menghina Ahlusunah, Manajer Televisi Iran Dipecat

Kepala lembaga penyiaran milik pemerintah Iran, IRIB, memecat senior produser dan manajer stasiun Shabake 5. Hal itu lantaran stasiun televisi tersebut menayangkan acara yang memuat penghinaan kepada istri dan sahabat nabi saw. Kepala IRIB, Abdulali Ali-Asgari, mengatakan pemecatan harus dilakukan karena acara tersebut memuat “penghinaan yang melukai hati saudara muslim dan ulama ahlusunah”.[1]

Lanjutkan membaca “Acaranya Menghina Ahlusunah, Manajer Televisi Iran Dipecat”

Jangan Tertipu dan Waspadai Aplikasi Syiah Palsu

Wahabi, atau apapun sebutan sekte yang dinisbatkan kepada mereka, selalu tidak menarik untuk dibicarakan. Hal itu karena mereka kerap melakukan segala cara untuk memuluskan Islam menurut mereka sendiri. Itulah yang diungkapkan Prof. Dr. Azyumardi Azra dalam kata pengantar buku Mereka Memalsukan Kitab-Kitab Karya Ulama Klasik[1]. Sesuai dengan judulnya, buku tersebut bercerita tentang beragam cara yang digunakan salafi Wahabi dalam menyebarkan pengaruhnya. Lanjutkan membaca “Jangan Tertipu dan Waspadai Aplikasi Syiah Palsu”