12

Sayid Rizvi dan Mencaci Para Sahabat

Oleh: Sayid Muhammad Rizvi

Dalam khutbah kedua kali ini, saya ingin berbicara tentang hubungan antar-sesama muslim. Ia berkaitan dengan bahasa yang digunakan ketika berdialog, berdebat, atau berdiskusi dengan sesama muslim. Tema ini juga berkaitan dengan fatwa yang dikeluarkan oleh Ayatullah Khamenei yang melarang penggunaan bahasa kasar terhadap istri dan sahabat nabi.

Bagaimanapun juga, perlu dipahami bahwa fatwa ini bukanlah perkara atau aturan baru dalam mazhab, tetapi sudah ada sejak lama. Fatwa ini lebih kepada peringatan yang tepat pada masanya, sembari mengingatkan kepada hal-hal yang terjadi saat ini (kekacauan yang dilakukan Yasser Al-Habib dan fitnah Wahabi).
Continue reading

3

Kalam yang Naik, Kalam yang Turun

Syekh Ahmad At-Tijani dikenal sebagai seorang ulama mazhab Maliki yang kemudian memeluk mazhab ahlulbait. Kepindahannya dilalui dengan penelitian, pengalaman, dan perjalanan yang panjang. Karena itulah tidak heran dalam bukunya dia beberapa kali melakukan otokritik terhadap perilaku sebagian pengikut Syiah yang menurutnya kurang tepat. Salah satu di antaranya adalah dalam hal membaca doa dan Alquran. Dia mengkritik sebagian orang yang lebih mengutamakan kalam yang naik (doa) dan terkesan mengabaikan kalam yang turun (ayat).
Continue reading

9

Siapakah Pengikut Dajal?

Terinspirasi dari serial Phase 3 bagian pertama yang bersumber dari ceramah Syekh Imran Nazar Hossein. Sebuah pengantar.

Semua nabi telah memperingatkan kaumnya tentang dajal. Nuh alaihi salam telah memperingatkan kaumnya. Tapi aku akan sampaikan kepada kalian satu peringatan yang belum pernah disampaikan para nabi sebelumnya. Dajal melihat dengan satu mata, mata kirinya, buta pada mata kanannya seperti anggur busuk. Tapi Tuhanmu tidak bermata satu. Di antara mata, di dahinya, tertulis kafir. Setiap orang yang beriman mampu membacanya, baik dia buta huruf atau tidak.

Itulah rangkuman beberapa sabda nabi saw. mengenai dajal yang sering kita dengar. Banyak penafsiran mengenainya dan kebanyakan menfasirkan secara harfiah. Bahwa dajal itu makhluk keturunan Yahudi: mulai dari Moshe Dayan sampai bayi bermata satu yang lahir di Israel. Kamus Besar Bahasa Indonesia bahkan mendefinisikan dengan lebih menakutkan: setan yang datang ke dunia apabila kiamat sudah dekat (berupa raksasa). Syekh Imran Hossein memiliki penafsiran lain yang layak untuk kita renungkan agar kita tidak terlena, menunggu dan mengira-ngira siapa dajal bermata satu itu. Menurutnya, dajal lebih dari sekedar makhluk.
Continue reading

99

Hujan Darah dan Katak

Meskipun judul di atas terkesan heboh, tapi saya bukan termasuk orang yang suka mengaplikasikan (tathbîq) apa yang telah terjadi ke dalam Alquran. Seolah-olah mencari kebenaran dan pembenaran dari luar untuk dimasukkan ke dalam Alquran. Padahal tanpa kejadian itu semua, Alquran tetaplah Alquran yang kemuliaan dan kebenarannya tidak berkurang.

Meski sudah terjadi beberapa tahun yang lalu, fenomena hujan berwarna merah kembali ramai dibicarakan. Di India, para penduduk lokal daerah Kerala menemukan baju-baju yang dijemur berubah warna menjadi merah seperti darah. Mereka melaporkan adanya bunyi ledakan dan cahaya terang yang mendahului turunnya hujan yang dipercaya sebagai ledakan meteor.
Continue reading

7

Kuasa Tuhan atau Pareidolia?

Pertengahan Maret 2010, situs voa-islam menurunkan artikel tentang penampakan wajah Yesus yang hangus di wajan babi. Isinya tentu saja berusaha menyangkal peristiwa itu dengan analisis panjang-lebar, yang intinya enggak mungkin itu “mukjizat” Yesus. Padahal mereka lupa, fenomena seperti itu juga banyak ditemukan dalam Islam. Inilah yang disebut sebagai pareidolia.

Pareidolia adalah sebuah fenomena psikologis yang melibatkan stimulus acak dan samar-samar (biasanya gambar atau suara) dan dianggap signifikan. Ia mempersepsikan apa yang sedang kita alami dengan apa yang pernah kita alami sebelumnya.

Continue reading