Cerita Cinta Penganut Syiah dan Suni

Romeo dan Juliet atau Layla dan Majnun telah dikenang abadi. Begitu juga dengan Zakia dan Mohammad Ali. Zakia adalah seorang Tajik bermazhab ahlusunah, sementara Ali adalah seorang Hazara bermazhab Syiah. Keluarga Zakia menentang hubungan mereka berdua atas dasar budaya, etnik, dan agama. Ayah, ibu, dan sepupunya rela mengorbankan harta dan nyawa mereka untuk memburu dan membunuh Zakia dan Ali karena kejahatan yang mereka dilakukan: jatuh cinta. Continue reading “Cerita Cinta Penganut Syiah dan Suni”

Suni dan Syiah Menentang Zakir Naik?

Dai superstar asal Mumbai, Zakir Naik, mengklaim dirinya sebagai aktivis perdamaian. Melalui stasiun televisinya, Peace TV, dia menyampaikan pesan kepada lebih dari 200 juta orang di seluruh dunia. Meski demikian, Zakir gagal dalam menyatukan berbagai kelompok dan mazhab Islam di India. Buktinya, berbagai kelompok masih merayakan Idulfitri pada hari yang berbeda-beda.

Continue reading “Suni dan Syiah Menentang Zakir Naik?”

Suni dan Syiah Melawan Islam Fobia

Toko buku depan Masjidilharam memajang buku berbahasa Inggris yang menyerang Syiah dan sufisme. Padahal, jutaan pengikut Syiah dan sufi mendatangi Mekah untuk beribadah. Apakah pemerintah Arab Saudi memang mempromosikan sektarianisme? Alumnus Universitas Islam Madinah menanggapi pertanyaan tersebut. “Teologi yang diajarkan di Arab Saudi memang selalu anti segala sesuatu; bukan hanya Syiah dan sufi. Keyakinan ahlusunah juga ada yang mereka serang.” Continue reading “Suni dan Syiah Melawan Islam Fobia”

Kebencian terhadap Syiah Hanya Masa Lalu

Kelompok pembohong; gemar berzina; penyebar kemusyrikan; dan Khomeini adalah orang kafir. Itulah frasa yang kerap diungkapkan Abu Ammaar Yasir Qadhi ketika berbicara mengenai Syiah. Namun kini, dai yang pernah memperoleh pendidikan di Arab Saudi telah menyesalinya. Mengaku lebih pragmatis, Yasir Qadhi yakin bahwa hasutan untuk membenci Syiah tidak akan ada gunanya. Semua itu hanya akan memperburuk kondisi umat Islam hingga dapat menimbulkan pertumpahan darah. Continue reading “Kebencian terhadap Syiah Hanya Masa Lalu”