0

Dubes Swedia dan Ahmadinejad

Presiden Republik Islam Iran beberapa hari yang lalu (3/12) menerima duta besar baru Swedia untuk Iran, Peter Tiller. Duta besar Swedia ini membawa surat kepercayaannya tapi ironisnya menunjukkan sikap yang jauh dari etika diplomatik dan tidak beradab (bî âdab). Media Iran menilai perbuatannya tersebut kurang tepat dan keluar dari etika pertemuan antar negara, dan berpotensi memunculkan protes. [1]

Ali Muhammad, pengamat etika internasional, mengatakan kepada kantor berita Fars tentang etika pertemuan diplomatik internasional, “Meletakkan kaki di atas kaki yang dilakukan duta besar baru di hadapan presiden, di mana kedudukannya lebih tinggi, merupakan perbuatan yang tidak tepat. Duduk dengan gaya seperti ini di Eropa mungkin sudah biasa dan menjadi budaya, tapi tidak di hadapan orang yang kedudukannya lebih tinggi.” Terlebih, Peter Tiller meletakkan kaki kanan di atas kaki kiri di mana alas sepatu menghadap ke arah presiden.
Continue reading

8

Bagaimana Ahmadinejad Beristikharah?

Beberapa hari yang lalu saya membaca sebuah tulisan yang berusaha membuktikan bahwa Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad, adalah seorang penghina Islam. Kesahajaan yang selama ini ditampilkannya adalah kepura-puraan karena sebenarnya ia menyembunyikan permusuhan terhadap Islam. Lalu, bagaimana cara Ahmadinejad memperlakukan Alquran?

Cara yang dilakukan Ahmadinejad sebagai seorang “penghina Islam” (menurut penulis itu) ternyata berdoa, membuka, membaca, dan mencium Alquran. Sebagai seorang pelayan rakyat, ia bisa saja menghadapi keraguan dan kebimbangan dalam menentukan keputusan. Cara yang dianjurkan bagi seorang muslim ketika menghadapi kebimbangan seperti ini adalah melakukan istikharah.
Continue reading

19

Pernikahan Sederhana Putra Presiden

Ini bukan cerita pernikahan putra seseorang yang mumpung menjadi presiden di negeri tetangga. Cerita ini tidak akan dibalut dengan gempita pernak-pernik sehingga tidak akan membuat wong cilik merasa iri dengan kemewahan. Seorang blogger, Javad Matin, menuliskan pengalamannya di pernikahan putra Ahmadinejad.

Saat itu Rabu malam ketika telepon saya berdering. Saya diundang ke upacara pernikahan sahabat baik saya, Alireza, yang akan berlangsung malam berikutnya.
Continue reading

26

Ahmadinejad Bukan Keturunan Yahudi!

Rumor yang mengatakan bahwa keluarga Mahmud Ahmadinejad pindah agama dari Yahudi ke Islam adalah dusta. Faktanya, mereka bangga sebagai Syiah.

Pada bulan Juni 2005, kemunculan yang cepat Mahmoud Ahmadinejad dari seorang walikota Tehran menjadi presiden salah satu negara berpengaruh di Timur Tengah mengejutkan semua orang. Salah satu alasan yang membuat orang heran adalah minimnya kabar tentang dirinya.

Continue reading